Sabtu, 19 Juni 2021

Objective & Key Results (OKR)


 

Apa itu OKR?

OKR adalah metode sistematis yang digunakan untuk menentukan tujuan dan cara mengukur pencapaian tujuan tersebut. OKR juga membantu memfokuskan prioritas kerja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut, serta apa saja yang harus dilakukan untuk memantau eksekusi perencanaan tersebut. Metode OKR disebut sebagai pembawa andil dari pesatnya pertumbuhan Google.

OKR pertama kali diciptakan oleh Andy Grove di Intel, dan mengajarkannya kepada John Doerr. John Doerr pada saat itu berinvestasi di Google yang masih berbentuk startup ditahun 1999. Ia kemudian mempopulerkan penggunaannya di Google.

OKR terdiri dari 2 unsur yaitu, Objective dan Key Results

Objective merupakan tujuan yang ingin dicapai. Objective bersifat kualitatif dan harus bersifat SMART (Specific, Measurable, Actionable, Relevant, Time-bound). Biasanya tujuan ini harus singkat, menginspirasi, menarik serta dirancang untuk memberikan arahan, memotivasi dan menantang tim. Selain itu, tujuan harus sedikit ambisius sehingga ketika gagal pun, pencapaian yang dihasilkan tetap substantial.

Key Results metrik yang mengukur kemajuan serta gambaran sejauh mana telah mencapai objective tersebut. Key Result yang efektif haruslah spesifik, memiliki rentang waktu, realistis, dan yang terpenting dapat diukur. Key Results terdiri dari 2 hingga 5 per objective, dan memiliki sifat kuantitatif dan biasanya dinilai dengan menggunakan angkat.

Kemajuan Key Results diberi skor 0%-100% sedangkan, kemajuan Objective merupakan rata-rata dari kemajuan Key Results.


Apa Perbedaan OKR dan KPI?

KPI (Key Performance Indicator) adalah metrik kinerja yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan organisasi tertentu. KPI dapat diterapkan untuk program, proyek, produk, maupun lainnya. KPI juga dapat diukur melalui aplikasi KPI. Jika dilihat sekilas, OKR juga menerapkan konsep yang sama dengan KPI yaitu SMART goal.

OKR (Objective Key Results) tidak hanya diberikan pada tingkat perusahaan saja, tetapi hingga tingkat pimpinan, tim, dan perorangan. Tujuan OKR memiliki jangka waktu tertentu, biasanya 3 bulan hingga 1 tahun. Dalam penerapannya, OKR lebih dari sekadar menentukan tujuan dan mengukurnya secara spesifik. OKR dapat membentuk mindset dalam cara kerja sehari-hari dengan berfokus pad prioritas kerja dalam mencapai tujuan dan bagaimana memantau eksekusinya.

Idealnya, OKR bersifat turunan. Key Results perusahaan akan menjadi objective pimpinan. Selanjutnya, Key Results dari pimpinan akan menjadi objective dari tim atau divisi di bawahnya.


Bagaimana Cara Membuat OKR?

Berikut adalah langkah-langkah dalam menyusun OKR

1. Menentukan Timeline

2. Memilih 3 - 5 objective

3. Menentukan 2 - 5 key results per objective dan skala penilaian

4. Tentukan tool yang akan digunakan
Berfungsi untuk memantau serta mengelola

5. Menyusun OKR secara bertahap
Penyusunan OKR harus dilakukan bertahap dimulai dari perusahaan. Penyusunan OKR sebaiknya melibatkan semua pihak, bukan hanya paksaan dari atasan.

6. Mengevaluasi OKR
Untuk mengetahui sejauh mana ketercapaiannya. Dalam pencapaian yang sukses rentang 60%-70%

Contoh OKR 

OKR Perusahaan Wardah

Objective:
Menjadikan perusahaan secara global 

Key Results:
- Mendapatkan Penjualan sebanyak 700 miliar pada akhir tahun 2021
- Menambah pengeksporan barang kepada 5 negara di mancanegara
- Mengurangi kesalahan produksi sebesar 20%
- Meningkatkan gross profit marjin sebesar 65%

Dari penjelasan diatas mengenai Objective Key Result,  kita sudah memahami definisi OKR serta dapat membedakannya OKR dengan KPI serta sudah dapat membuat OKR dengan baik. Dalam penjelasan ini juga diberikan contoh dalam pembuatan OKR.

Saya sendiri merupakan mahasiswa aktif dari https://stiami.ac.id/ membuat penjelasan mengenai OKR ini merupakan salah satu tugas yang diberikan oleh dosen saya dengan mata kuliah http://marsudi.id/ 

Mohon maaf sebesar-besarnya bila ada kesalahan, mohon untuk diberi kritik dan sarannya. Terima Kasih

See You ... :)

Sumber:

- Qontak.com
- Glints.com
- Ekrut.com
- Employers.glints.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa itu Editorial Plan?

 Apa itu Editorial Plan? Editorial Plan merupakan suatu perencanaan yang mengatur setiap jadwal yang berhubungan dengan pembuatan konten.  T...